8 September 2011

MANUSIA dan CINTA KASIH


Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadaminta, cinta adalah rasa sangat suka atau rasa sayang ataupun sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta atau menaruh belas kasihan. Karena itu cita kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai menaruh belas kasihan.
Namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cint lebih mengandung pengertian mendalam rasa, sedangkan kasih lebih keluar dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Erich Fromm menyebutkan, bahwa cinta itu terutama memberi, bukan menerima. Cinta selalu menyatakan unsur-unsur dasar tertentu, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, pengertian, dan pengenalan.
Dr Sarlito W. Sarwono dikatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu keterikatan, keintiman, dan kemesraan. Keterikatan adalah adanya perasaan hanya untuk bersama dia. Keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi. Kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai atau dibelai, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang dan seterusnya. Tidak semua unsure cinta itu sam kuatnya. Kadang ada keterikatan yang sangat kuat, tetapi keintiman dan kemesrannya kurang.
Dr Abdullah Nasih Ulwan mengemukaka cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut, dan kasih sayang. Hikmah cinta sangat besar. Diantara hikmah-hikmah tersebut adalah :
1. Sesungguhnya cinta itu adalah ujian yang berat dan pahit dalam kehidupan manusia, karena setiap cinta akan mengalami berbagai macam rintangan.
2. Bahwa fenomena cinta yang telah melekat da dalam jiwa manusia merupakan pendorong dan pembangkit yamg paling besar didalam melestarikan kehidupan.
3.    Bahwa fenomena cinta merupakn factor utama didalam kelanjutan hidup manusia, dalam kenal-mengenal antar mereka.
4.    Fenomena cinta, jika diperhatikan merupakan pengikat yang paling kuat didalam hubungan antar anggota keluarga.

Cinta menurut ajaran agama
Dalam kehidupan manusia, cinta menampakan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri.


1. cinta diri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senag untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, dan mengaktualisasi diri.


2. cinta kepada sesama manusia
Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya.

3. cinta seksual
Cinta erat kaitanya dengan dorongan seksual. Sebab, ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerja sama anata suami istri.

4. cinta kebapakan
Para ahli ilmu jiwa modern berpendapat bahwa dorongan kebapakan bukanlah dorongan fisiologis seperti halnya dorongan keibuan, melainkan dorongan psikis.


5. cinta kepada Allah
Puncak cinta manusia, yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduan kepada-Nya.
W.J.S. Poerwadaminta, cinta adalah rasa sangat suka atau rasa sayang ataupun sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta atau menaruh belas kasihan. Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagian.
Dalam kasih sayang sadar atau tidak masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian sehingga merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Kemesraan berasal dari kata mesra yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan adalah huungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga.
Filsuf rusia, Salovjef dalam bukunya makna kasih mengatakan “jika seorang pemuda jatuh cinta kepada seorang gadis secara serius, ia terlempar keluar dari cinta diri. Ia mulai hidup untuk orang lain.”
Yuse ortage Y Gasset dalam novelnya “on love” mengatakan “dikedalamn sanubarinya seorang pecinta merasa dirinya bersatu tanpa syarat dengan obyek cintanya.”
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk kmunikasi ritual. Hal ini ialah karena pemujaan kepada tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya.
Tuhan adalah penciptanya, tetapi tuhan juga penghancur segalanya bila manusia mengabaikan segala perintahnya. Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayan, situasi dan kondisi.
Perbuatan atau menaruh belas kasihan adalah orang yang berakhlak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Belas kasihan yang kita tumpahkan benar-benar keluar dari lubuk hati yang ikhlas.
Cinta kasih erotis ialah kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. Pada hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat eksklusif, bukan universal dan juga barang kali merupakan bentuk cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya.